Detail Cantuman Kembali

XML

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL KULIT BATANG Rhizophora mucronata TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonella thypi


ABSTRAK
Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut usus halus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi A, B dan C. Antibiotik yang umum digunakan dalam penatalaksanaan infeksi bakteri yang disebabkan oleh bakteri Salmonella adalah fluoroquinolones dan tetrasiklin. Akan tetapi, Salmonella telah mengalami resisten terhadap antibiotik tersebut. Banyaknya kejadian resistensi antibiotik mendorong peneliti untuk mencari solusi. Rhizophora mucronata merupakan mangrove dari famili Rhizophoraceae. Secara fitokimia, Rhizophora mucronata kaya dengan beberapa macam senyawa seperti tannin, alkaloid, flavanoid, terpenoid dan saponin yang berperan penting dalam menekan mikroorganisme patogen. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antibakteri ekstrak metanol kulit batang Rhizophora mucronata terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dengan melihat adanya zona bening disekitar sumuran. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris yang dilakukan di laboratorium Teknologi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya dengan menggunakan metode difusi sumuran. Sampel kulit batang Rhizophora mucronata diperoleh dari daerah Pantai Timur Surabaya yang kemudian dilakukan ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Bakteri Salmonella typhi diambil dari isolat bakteri Salmonella typhi yang diperoleh dari Tropical Disease Center (TDC) Universitas Airlangga Surabaya. Hasil pada penelitian ini yaitu diameter zona hambat. Kemudian data diameter zona hambat yang didapat dilakukan analisis data menggunakan program komputer IBM SPSS versi 22. Berdasarkan data yang telah diolah dapat diartikan bahwa ada aktivitas antibakteri ekstrak metanol kulit batang Rhizophora mucronata Poiret terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Adapun diameter yang dihasilkan oleh ekstrak metanol kulit batang Rhizophora mucronata dengan konsentrasi 20 %, 40 %, 60 % dan 80 % (b/v) tergolong sedang (> 5 mm) hingga kuat (< 20 mm), semakin besar kosentrasi maka semakin besar juga diameter zona hambatnya.

Kata Kunci : Demam Tifoid, Rhizophora mucronata, Salmonella typhi, resistensi, antibakteri.

SERDIAN PINARIS RAMA - Personal Name
6B.S-Far Ram s 15-19
6B.S-Far
Text
Indonesia
Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya
2019
Surabaya
xiv, 59p.; ill.; tab.; 21cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...